Protoman - Mega Man

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Pages

Sabtu, 12 Mei 2012

Manusia dan Pandangan Hidup






Pengertian Pandangan hidup

Cara pandang atau visi manusia tentang apa yang terdapat dalam alam semesta pada umumnya dipengaruhi oleh “sesuatu” faktor yang dominan dalam kehidupannya. Faktor itu boleh jadi bersumber dari kebudayaan, agama, kepercayaan, tata nilai masyarakat atau lainnya. Masing-masing sumber yang mempengaruhi factor dominan itupun berbeda-beda spektrumnya. Ada yang hanya terbatas pada doktrin agama, ada yang terbatas pada ideology sekuler, ada yang hanya mencakup realitas fisik, ada yang hanya non-fisik dan ada pula yang mencakup keduanya. Faktor yang mencakup ideologi dalam bahasa Inggris disebut worldview atau pandangan dunia.

 Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya. Dengan demikian pandangan hidup itu bukanlah timbul seketika atau dalam waktu yang singkat saja, melainkan melalui proses waktu yang lama dan terus menerus, sehingga hasil pemikiran itu dapat diuji kenyataannya. Hasil pemikiran itu dapat diterima oleh akal, sehingga diakui kebenarannya. Atas dasar itu manusia menerima hasil pemikiran itu sebagai pegangan, pedoman, arahan, atau petunjuk yang disebut pandangan hidup. Pandangan hidup berdasarkan asalnya yaitu terdiri dari 3 macam :

  1. Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya
  2. Pandangan hidup yang berupa ideology yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada suatu Negara
  3. Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya.

Ideologi

 Sedangkan istilah khusus yang mencakup ideology, agama, kepercayaan atau kedua realitas fisik dan non-fisik sekaligus tidak terdapat dalam kosa-kata bahasa Inggris, dan karena itu istilah worldview, terpaksa dipakai untuk makna itu. Pandangan hidup dalam pengertian ini diartikan sebagai “motor bagi kelangsungan dan perubahan sosial dan moral”.
Ideologi adalah Apabila pandangan hidup itu diterima oleh sekelompok orang sebagai pendukung suatu organisasi, maka panandangan hidup itu. Pandangan hidup pada dasarnya mempunyai unsur-unsur yaitu: cita-cita, kebajikan, usaha, keyakinan/kepercayaan. CIta-cita ialah apa yang diinginkan yang mungkin dapat dicapai dengan usaha atau perjuangan. Tujuan yang hendak dicapai ialah kebajikan, yaitu segala hal yang baik yang membuat manusia makmur, bahagia, damai, tentram. Usaha atau perjuangan adalah kerja keras yang dilandasi keyakinan/kepercayaan. Keyakinan/kepercayaan diukur dengan kemampuan akal, kemampuan jasmana, dan kepercayaan kepada Tuhan.
 Hak-hak Ideologi :
  1. Hak Memperoleh Kebebasan : yaitu Hak yang untuk Memilih dan Ikut serta dalam Pemilu , Hak untuk Berpendapat
  2. Hak Memperoleh Perlindungan Sebagai Warga Negara
 Cita-cita,

Menurut kamus umum bahasa Indonesia cita-cita adalah keinginan, harapan, tujuan yang selalu ada dalam pikiran. Baik keinginan, harapan, maupun tujuan merupakan apa yang mau diperoleh seseorang pada masa mendatang. Dengan demikian cita-cita merupakan pandangan masa depan, merupakan pandangan hidup yang akan dating. Pada umumnya cita-cita merupakan semacam garis linier yang makin lama makin tinggi, dengan perkataan lain : cita-cita merupakan keinginan, harapan, dan tujuan manusia yang makin tinggi tingkatannya.
Apabila cita-cita itu tidak mungkin atau belum mungkin terpenuhi, maka cita-cita itu disebut angan-angan. Disini persyaratan  dan kemampuan tidak/belum dipenuhi sehingga usaha untuk mewujudkan cita-cita itu tidak mungkin dilakukan. Antara masa sekarang yang merupakan realita dengan masa yang akan dating sebagai ide atau cita-cita terdapat jarak waktu. Dapatkan seseorang mencapai apa yang dicita-citakannya tergantung dari 3 faktor; pertama factor manusia yang memiliki cita-cita, kedua kondisi yang dihadapi selama mencapai apa yang dicita-citakannya dan ketiga seberapa tinggikah cita-cita yang hendak dicapai.
Contoh-Nya yaitu : Ketika Kita ingin meraih cita-cita sebagai Programmer kita harus Menguasai Ilmu dalam IT Tersebut dengan cara berusaha yaitu dengan Belajar Sungguh-sungguh sehingga kita bisa Meraih Cita-cita Sebagai Programmer Tercapai.

Kebajikan

Kebajikan atau kebaikan atau perbuatan yang mendatangkan kebaikan pada hakekatnya sama dengan perbuatan moral, perbuatan yagn sesuai dengan norma-norma agama dan etika. Manusia berbuat baik, karena menurut kodratnya manusia itu baik, mahluk bermoral. Atas dorongan suara hatinya manusia cenderung berbuat baik.. Sebagai mahluk pribadi, manuda dapat menentukan sendiri apa yang baik dan apa yang buruk. Baik dan buruk itu ditentukan oleh suara hati. Suara hati adalah semacam bisikan didalam hati yang mendesak seseorang, untuk menimbang dan menentukan baik buruknya suatu perbuatan, tindakan atau tingkah laku. Jadi suara hati dapat merupakan hakin untuk diri sendiri.
            Suara hati selalu memilik yang baik, sebab itu ia selalu mendesak orang untuk berbuat yang baik bagi dirinya. Oleh karena itu, kalau seseorang berbuat sesuatu sesuai dengan bisikan hatinya, maka orang tersebut perbuatannya pasti baik. Jadi berbuat dan bertindak menurut suara hati, maka tindakan itu adalah baik. Jadi baik atau buruk itu dilihat menurut suara hati sendiri. Meskipun demikian harus dinilai dan diukur menurut suatu atau pendapat umum. Jadi kebajikan adalah perbuatan yang sesuai dengan suara hati kita, suara hati masyarakat dan hukum Tuhan. Kebajikan manusia nyata dan dapat dirasakan dalam tingkah lakunya, karena tingkah laku bersumber pada pandangan hidup, maka setiap orang memiliki tingkah laku sendiri-sendiri, sehingga tingkah laku setiap orang berbeda-beda.

Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkah laku seseorang adalah:
Ø  Faktor Pembawaan : Faktor yang dari keturunan dari orang tua kita tersebut
Ø  Faktor Lingkungan dan Pengalaman :  faktor yang mempengaruhi dari Lingkungan Sekitar Rumah Kita

Usaha/Perjuangan

Usaha /perjuangan adalah kerja keras untuk mewujudkan cita-cita. Kerja keras itu dapat dilakukan dengan otak/ilmu maupun denan tenaga/jasmani, atau dengan kedua-duanya. Kerja keras pada dasarnya menghargai dan meningkatkan harkat dan martabat manusia. Untuk bekerja keras manusia dibatasi oleh kemampuan, karena kemampuan terbatas timbul perbedaan tingkat kemakmuran antara manusia satu dan manusia lainnya,
Contoh-Nya yaitu :  Bila kita Ingin Saat memilih jurusan yang kita inginkan yaitu jurusan Teknik Informatika hal yang pertama kita lakukan adalah berusaha sungguh-sungguh supaya kita bisa diterima di Jurusan Teknik Informatika yaitu dengan cara belajar dengan giat dan disampingin dengan Doa .

Sumber :    journal.mercubuana.ac.id/data/bhn-IBD-7.doc

Sabtu, 05 Mei 2012

Manusia dan Keadilan




Pengertian keadilan

Menurut pengertian umum, Keadilan adalah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda atau orang. Jadi, keadilan itu berlaku bagi seluruh mahluk hidup maupun bagi benda-benda yang ada di alam semesta. Hal ini dikarenakan oleh adanya keterikatan yang terjadi secara alamiah, sehingga seluruh mahluk harus berlaku adil kepada yang lainnya. Sebagai salah satu jalan mempertahankan keseimbangan yang alami tersebut.
Justice is the first virtue of social institutions, as truth is of systems of thought (John Rawls).
John Rawls dalam A Theory of Justice (1973) memperkenalkan keadilan prosedural sebagai sebuah alternatif dalam menghadapi era perubahan, Keadilan prosedural tersebut menitik beratkan  pada proses lahirnya keadilan, bukan pada keadilan yang dihasilkan.  Dengan pengertian tersebut, Rawls mencoba menjelaskan bahwa produk yang dihasilkan dari sebuah keadilan dapat saja berubah dari waktu ke waktu. Sebagai mana diketahui, keadilan  dapat terpelihara dengan baik jika ada institusi yang berwenang menangani masalah ini, seperti negara contohnya. Dengan adanya hukum yang dibuat oleh negara, maka negara dapat melakukan kontrol terhadap keadilan itu sendiri, dengan asumsi tidak terjadi penyelewengan oleh oknum-oknum yang kemudian dapat merubah hasil dari keadilan tersebut. Rawls mendasarkan konsep keadilan proseduralnya pada teori kontrak sosial. Artinya, proses peradilan itu akan dirasa perlu oleh seluruh elemen masyarakat, karena hanya dengan begitu kepentingan yang mereka miliki dapat terlindungi. Seluruh elemen masyarakat akan merasa berkepentingan pada adanya sebuah jaminan prosedur keadilan, Negaralah yang pada akhirnya memastikan bahwa proses tersebut mesti terjamin dengan baik.

Contohnya yaitu :

Kita sebagai Kakak harus mempunyai sikap adil kepada Adik-adik kita , yang diartikan Adil ini adalah kita tidak boleh serakah dalam hal apapun misalkan kita tidak boleh Egois /menang sendiri dalam hal makanan kita harus ingat bahwa kita mempunyai Adik untuk membagi makanan itu sampe adil.

Keadilan Sosial

Butir-butir pancasila berisikan bahwa kita sebagai Berwarga Negara Indonesia harus berlaku adil Kepada sesama Manusia, dalam hal Bermasyarakat,Berbangsa maupun Bernegara yang tercantum kepada Sila-sila Pancasila yang tepatnya pada Sila ke-5 Bahwa Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia yaitu yang memiliki 5 wujud  Keadilan Sosial adalah :
1.      Bersikap Adil dan Suka Bekerja Keras
2.      Tidak Bersifat Boros
3.      Melakukan hal yang berguna bagi Masyarakat, Bernegara
4.      Tidak Melakukan Perbuatan Yang merugikan Kepentingan Orang lain
5.      Menghargai Karya Orang lain serta Menghormati Hak-hak Orang lain

Kejujuran

Jujur dalam arti sempit adalah sesuainya ucapan lisan dengan kenyataan. Dan dalam pengertian yang lebih umum adalah sesuainya lahir dan batin. Maka orang yang jujur bersama Allah  dan bersama manusia adalah yang sesuai lahir dan batinnya. Karena itulah, orang munafik disebutkan sebagai kebalikan orang yang jujur,
Kejujuran atau jujur artinya apa-apa yang dikatakan seseorang sesuai dengan hati nuraninya, apa yang dikatakan sesuai dengan kenyataan yang ada. Sedang kenyataan yang ada itu adalah kenyataan yang benar-benar ada. Jujur juga berarti seseorang bersih hatinya dari perbuatan-perbuatan yang dilarang oleh agama dan hukum. Untuk itu dituntut satu kata dan perbuatan, yang berarti bahwa apa yang dikatakan harus sama dengan perbuatannya. Karena itu jujur berarti juga menepati janji atau kesanggupan yang terlampir melalui kata-kata ataupun yang masih terkandung dalam hati nuraninya yang berupa kehendak, harapan dan niat.

Kecurangan

Kecurangan atau curang identik dengan ketidakjujuran atau tidak jujur, dan sama pula dengan licik, meskipun tidak serupa benar. Curang atau kecurangan artinya apa yang diinginkan tidak sesuai dengan hari nuraninya atau, orang itu memang dari hatinya sudah berniat curang dengan maksud memperoleh keuntungan tanpa bertenaga dan berusaha. Kecurangan menyebabkan orang menjadi serakah, tamak, ingin menimbun kekayaan yang berlebihan dengan tujuan agar dianggap sebagai orang yang paling hebat, paling kaya, dan senang bila masyarakat disekelilingnya hidup menderita. Bermacam-macam sebab orang melakukan kecurangan. Ditinjau dari hubungan manusia dengan alam sekitarnya, ada 4 aspek yaitu :
Ø  Aspek Ekonomi,
Ø  Aspek Kebudayaan,
Ø  Aspek Peradaban
Ø  dan Aspek Teknik.
 Apabila keempat aspek tersebut dilaksanakan secara wajar, maka segalanya akan berjalan sesuai dengan norma-norma moral atau norma hukum. Akan tetapi, apabila manusia dalam hatinya telah digerogoti jiwa tamak, iri, dengki, maka manusia akan melakukan perbuatan yang melanggar norma tersebut dan jadilah kecurangan.

Sumber :

 journal.mercubuana.ac.id/data/bhn-IBD-6.doc

Sabtu, 28 April 2012

Manusia Dan Penderitaan




1.      Pengertian Penderitaan
Penderitaan berasal dari kata derita, derita berasal dari bahasa sansekerta, dhra yang berarti menahan atau menanggung. Sedangkan menurut kamus besar Bahasa indonesia derita artinya menanggung (merasakan) sesuatu yang tidak menyenangkan. Dengan demikian merupakan lawan kata dari kesenangan ataupun kegembiraan.  
a.    Siksaan

Badan atau jasmani dan dapat juga berupa siksaan jiwa atau rohani. Siksaan yang sifatnya fiskis, diantaranya :

·      Kebimbangan : tidak dapat menentukan pilihan yang akan diambil
·      Kesepian  : Seorang yang merasa kesepian walaupun berada di lingkungan ramai
·      Ketakutan  : yang menyebabkan seseorang mengalami siksaan batin
Sebab merasa seseorang ketakutan :
·      Claustrophobia : takut terhadap ruangan tertutup
·      Agorophobia : takut terhadap ruangan terbuka
·      Gamang : takut berada di tempat ketinggian
·      Kesakitan : takut yang disebabkan rasa sakit
·      Kegagalan : takut akan mengalami kegagalan

b.   Kekalutan Mental

Gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus dihadapi. Gejala permulaan seseorang mengalami kekalutan mental :

·      Nampak pada jasmani  : Merasakan pusing, sesak napas, demam dan nyeri pada lambung
·      Nampak pada kejiwaan : rasa cemas, ketakutan, patah hati, apatis, cemburu dan mudah marah


Tahapan ganggungan kejiwaan :

·      Gejala-gejala kehidupan si penderita baik jasmani maupun rohani;
·      Usaha mempertahankan diri dengan cara negatif
Kekalutan merupakan titik patah (mental Breakdown)

Sebab timbulnya kekalutan mental :

·      Kepribadian yang lemah akibat kondisi jasmani atau mental;
·      Terjadinya konflik sosial budaya akibat norma;
·      Cara pematangan batin yang salah dengan memberikan reaksi yang berlebihan terhadap kehidupan sosial

Proses kekalutan mental seseorang yang mendorong ke arah :
·      Positif : Trauma (luka jiwa), survive dalam hidup;
·      Negatif : Trauma diperlarutkan atau diperturutkan akhirnya frustasi

Bentuk Frustasi :

·      Agresi : kemarahan yang meluap-luap (emosi tidak terkendali);
·      Regresi : kembali pada pola primitif atau kekanak-kanakan;
·      Fiksasi : pembatasan pada satu pola yang sama;
·      Proyeksi : kelemahan dan sikap sendiri yang negatif pada orang lain;
·      Identifikasi : menyamakan diri dengan seseorang yang sukses;
·      Narsisme : merasa dirinya lebih superior daripada orang lain;
·      Autisme : menutup diri secara total dari dunia riil
·       
Penderita kekalutan mental banyak terdapat dalam lingkungan seperti :

·      Kota-kota besar : tantangan hidup yang berat, merasa dikejar-kejar untuk memenuhi kebutuhan hidup;
·      Anak-anak usia muda : tidak berhasil apa yang dikehendaki atau di idam-idamkan;
·      Wanita : lebih mudah merasakan suatu masalah yang dipendam ke dalam hati atau perasaan;
·      Orang yang tidak beragama : tidak memiliki keyakinan, bahwa diatas dirinya ada kekuasaan yang lebih tinggi;
·      Orang-orang yang terlalu mengejar materi : seseorang yang memiliki sifat ngoyo dalam memperoleh tujuan kegiatannya.

c.    Penderitaan dan perjuangan

Konsekuensi manusia hidup bahwa manusia hidup ditakdirkan bukan hanya untuk bahagia melainkan juga menderita. Manusia hidup tidak boleh pesimis yang menganggap hidup sebagai rangkaian penderitaan. Manusia harus optimis dan harus berusaha mengatasi kesulitan hidup.



d.   Penderitaan, media masa dan seniman

Kemajuan teknologi dan sebagian lainnya membuat manusia menderita. Media masa merupakan alat yang paling tepat untuk mengkomunikasikan peristiwa-peristiwa penderitaan manusia secara cepat kepada masyarakat.
             Media masa merupak alat yang tepat untuk mengkomunikasikan peristiwa penderitaan    manusia kepada masyarakat. Tetapi seniman juga dapat berkomunikasi dengan karya seninya sehingga penontonnya dapat menghayati penderitaan sekaligus keindahannhya.
e.       Penderitaan dan sebab-sebabnya.

Penderitaan manusia dapat di perinci sebagai berikut :
Ø Timbul karena perbuatan buruk manusia
Ø  Semena-mena kepada pembantu rumah tangga;
Ø  Orang tua yang menganiaya anak;
Ø  Para pejabat zaman orde lama;
Ø  Buruk terhadap lingkungan seperti banji, tanah longsor dan gas beracun

Ø Timbul karena penyakit, siksaan/azab Tuhan
Ø  Seorang anak buta sejak dilahirkan;
Ø  Nabi Ayub mengalami siksaan Tuhan;
Ø  Tengelamnya Fir’aun di laut Merah.

f.     Pengaruh Penderitaan

Orang yang mengalami penderitaan berupa sikap positif dan negatif, sebagai contoh sikap negatif yaitu penyesalan karena tidak bahagia, sikap kecewa, putus asa dan ingin buduh diri. Sikap Positif adalah sikap optimis mengatasi penderitaan hidup bahwa hidup bukan rangkaian penderitaan. Sikap Negatif dan sikap positif ini dikomunikasikan oleh para seniman kepada para pembaca, penonton dan para pembaca.
Sikap yang timbul pada orang yang mengalami penderitaan berupa sikap positif ataupun     negative. Apabila sikap negative dan positif ini dikomunikasikan oleh para seniman kepada para penonton maka mereka aka memberikan penilaiannya.


Kesimpulan :

Manusia menjalani  kehidupan didunia ini  akan selalu mengalami dua hal yang  selalu silih berganti antara kebahagiaan / kesenangan dengan penderitaaan / kesusahan. Penderitaan atau kesusahan itu merupakan ujian dari Allah SWT yang telah menciptakan manusia, penderitaan itu dapat menimpah kepada dua aspek dari manusia yaitu aspek jasmani dan aspek rohani, penderitaan dapat berupa siksaan yaitu kebimbangan, kesepian dan ketakutan serta kekalutan mental yang dapat membuat manusia menderita. Manusia akan lebih menghargai kebahagiaan kalau manusia itu pernah merasakan penderitaan, karena ia merasakan bagaimana rasanya menderita dan ternyata  suatu penderitaan bukanlah sebuah hambatan untuk meraih kesuksesan atau cita-cita,  banyak kita temukan atau jumpai ternyata seseorang yang menderita ternyata mempunyai semangat / kekuatan  baru dalam menjalani hidupnya (tahan banting), tergantung bagaimana seseorang tersebut mengambil hikmah atau pelajaran dari segala bentuk penderitaan yang dialaminya, contohnya : semula ia adalah seseorang yang hidup sangat sederhana, yang setiap waktu biaya hidupnya hanya dari mengumpulkan barang-barang bekas, tapi berkat keuletan dan semangatnya dalam menjalani hidup ternyata dilain waktu hidupnya berubah, sekarang ia menjadi bos atau juragan, dan berubahlah hidupnya sekarang, yang dahulunya penuh dengan kekurangan dan penderitaan menjadi serba ada, dari contoh penderitaan diatas, ternyata sebuah penderitaan itu tidak selamanya buruk, tergantung dari segi dan apa yang dapat kita ambil dari suatu penderitaan tersebut.
Saran – Saran
Penderitaan seharusnya tidak menjadi sebuah hambatan atau bumerang dalam menjalani kehidupan, setiap langkah dalam hidup kita akan dimintakan pertanggung jawaban oleh Allah SWT, untuk itu besar harapan dari kami untuk bersama-sama mengintrospeksi diri serta mengambil pelajaran dari setiap musibah dan penderitaan yang kita alami. Perlu diketahui bahwa Allah itu memberi suatu cobaan sebatas kemampuan manusia itu sendiri. Dan setiap cobaan, musibah dan penderitaan pasti semua ada hikmah yang dapat kita ambil, Serta yang utama kita harus banyak-banyak bersyukur, serta melapangkan hati untuk senantiasa ikhlas dalam menghadapi sebuah cobaan.
Penderitaan yang dialami manusia dapat diatasi dengan cara banyak bersyukur atas nikmat dan karunia yang telah diberikan oleh Allah kepada manusia. Dan juga bersosialisasi dan mencari kawan tempat kita mencurahkan permasalahan dan penderitaan kita serta penderitaan juga dapat dikurangi dengan banyak melakukan aktivitas yang dapat menyibukan diri dan melupakan penderitaan yang tengah kita alami, sehingga rasa kesepian tidak lagi memperoleh tempat yang menyita waktu dalam diri.


Sumber :
aisriska.files.wordpress.com/2007/04/makalah-ibd.doc

elearning.gunadarma.ac.id/.../bab6-manusia_dan_penderitaan.pdf

Sabtu, 21 April 2012

Manusia Serta Keindahan-Nya



Pengertian Keindahan
               
Keindahan atau keelokan merupakan sifat dan ciri dari  orang, hewan, tempat, objek, atau gagasan yang memberikan pengalaman persepsi kesenangan, bermakna, atau kepuasan.  Keindahan itu sendiri  diartikan sebagai keadaan yang enak dipandang, cantik, bagus benar atau elok. Keindahan dipelajari sebagai bagian dari estetika, sosiologi, psikologi sosial, dan budaya. Sebuah "kecantikan yang ideal" adalah sebuah entitas yang dikagumi, atau memiliki fitur yang dikaitkan dengan keindahan dalam suatu budaya tertentu, untuk kesempurnaannya serta Kata keindahan berasal dari kata indah, artinya bagus, permai, cantik, elok, molek dan sebagainya. Keidahan identik dengan kebenaran. Keindahan kebenaran dan kebenaran adalah keindahan. Keduanya mempunyai nilai yang sama yaitu abadi, dan mempunyai daya tarik yang selalu bertambah. Yang tidak mengandung kebenaran berarti tidak indah. Keindahan juga bersifat universal, artinya tidak terikat oleh selera perseorangan, waktu dan tempat, kedaerahan, selera mode, kedaerahan atau local.
Pengalaman "keindahan" sering melibatkan penafsiran beberapa entitas yang seimbang dan selaras dengan alam, yang dapat menyebabkan perasaan daya tarik dan ketenteraman emosional. Karena ini adalah pengalaman subyektif, sering dikatakan bahwa beauty is in the eye of the beholder atau "keindahan itu berada pada mata yang melihatnya.
Kata benda Yunani klasik untuk "keindahan " adalah κάλλος, kallos, dan kata sifat untuk "indah" itu καλός, kalos. Kata bahasa Yunani Koine untuk indah itu ὡραῖος, hōraios,  kata sifat etimologis berasal dari kata ὥρα, hora, yang berarti "jam." Dalam bahasa Yunani Koine, keindahan demikian dikaitkan dengan "berada di jam (waktu) yang sepatutnya..
Sebuah buah yang matang (pada waktunya) dianggap indah, sedangkan seorang wanita muda mencoba untuk tampil lebih tua atau seorang wanita tua mencoba untuk tampil lebih muda tidak akan dianggap cantik. Dalam bahasa Yunani Attic, hōraios memiliki banyak makna, termasuk "muda" dan "usia matang


Apakah Definis dari Keindahan Itu sendiri  ?
Sebenarnya sulit bagi kita untuk menyatakan apakah keindahan itu. Keindahan itu suatu konsep abstrak yang tidak dapat dinikmati karena tidak jelas. Keindahan itu baru jelas jika telah dihubungkan dengan sesuatu yang berwujud atau suatu karya. Dengan kata lain keindahan itu baru dapat dinikmati jika dihubungkan dengan suatu bentuk. Dengan bentuk itu keindahan berkomunikasi
Menurut cakupannya orang harus membedakan keindahan sebagai suatu kualita abstrak dan sebagai sebuah benda tertentu yang indah. Untuk pembedaan itu dalam bahasa Inggris sering dipergunakan istilah “beuty” (keindahan) dan “the beautiful” (benda atau hal indah). Dalam pembatasan filsafat, kedua pengertian ini kadang-kaang dicampuradukkan saja. Disamping itu terdapat pula perbedaan menurut luasnya pengertian; yakni
  1. keindahan dalam arti luas
  2. keindahan dalam arti estetis murni
  3. keindahan dalam arti terbatas dalam pengertiannya dengan penglihatan

Keindahan alam arti luas merupakan pengertian semula dari bangsa Yunani dulu yang didalamnya tercakup pula kebaikan. Plato misalnya menyebut tentang watak yang indah dan hukum yang indah, sedang Aristoteles merumuskan keindahan sebagai sesuatu yang selain baik juga menyenangkan. Plotinus menulis tentang ilmu yang indah, kebajikan yang indah. Orang Yunani dulu berbicara juga tentang buah pikiran yang indah dan adapt kebiasaan yang indah. Tapi bangsa Yunani juga mengenal keindahan dalam arti estetis yang disebutnya “symetria” untuk keindahan berdasarkan penglihatan dan harmonia untuk keindahan berdasarkan pendengaran. Jadi pengertian keindahan seluas-luasnya meliputi : keindahan seni, keindahan alam, keindahan moral dan keindahan intelektual.
Nilai Estetik
Nilai Estetik ialah nilai yang berhubungan dengan segala sesuatu yang tercakup dalam pengertian keindahan. Yang terdiri dari nilai moral, nilai ekonomik, niloai pendidikan, dan sebagainya.


Perbedaan Antara Nilai Ekstrinsik dengan Nilai Intrinsik
Nilai ekstrinsik adalah sifat baik dari suatu benda sebagai alat atau sarana untuk sesuatu hal lainnya (instrumental/contributory value), yakni nilai yang bersifat sebagai alat atau pembantu. Contohnya adalah tari-tarian Darma-minakjinggo, tarian itu merupakan nilai ekstrinsik, sedangkan pesan yang ingin disampaikan oleh tarian itu adalah kebaikan melawan kejahatan merupakan nilai instrinsik. Jadi nilai instrinsik itu nilai yang terkandung dalam suatu benda atau sarana tersebut.
Renungan
Renungan berasal dari kata renung; artinya diam-diam memikirkan sesuatu, atau memikirkan sesuatu dengan dalam-dalam. Renungan adalah hasil merenung. Dalam merenung untuk menciptakan seni ada beberapa teori antara lain :
1.  Teori Pengungkapan  : Dalil Teori ini ialah bahwa “arts is an expresition of human feeling” ( seni adalah suatu pengungkapan dari perasaan manusia) dan Dengan demikian pengungkapan itu berwujud sebagai gambaran angan-angan seperti misalnya images warna, garis dan kata.
2.  Teori Metafisik  :  Teori seni yang bercotak metafisik  merupakan salah satu contoh teori yang tertua, yakni berasal dari Plato yang karya-karyanya untuk sebagian membahas estetik filsafat, konsepsi keindahan dari teori seni serta mengungkapkan suatu teori peniruan (imitation teori)
3. Teori Psikologis :  Para ahli estetik dalam abad modern menelaah teori-teori seni dari sudut hubungan karya seni dan alam pikiran penciptanya dengan mempergunakan metode-metode psikologis. Yaitu kemampuan mental manusia berhubungan dengan adanya kelebihan energi yang harus dikeluarkan. Dalam teori penandaan (signification theory) memandang seni sebagai lambing atau tanda dari perasaan manusia.



Keserasian
Kehidupan Serasi,Selaras, dan Seimbang akan tumbuh dan Berkembang danbaik apabila antara kita bersikap dan berprilaku sesuai dengan kodrat nya , harkat dan martabat manusia sebagai ciptaan Allah SWT. Keserasian merupakan Kondisi yang menggambarkan terpadunya Unsur-unsur yang terlibat dalam kehidupan bersama, Seperti kita ketahui alam semesta ini terdiri dari makhluk hidup dan makhluk tak hidup ,Keserasian merupakan gambara suasana yang tertib , teratur , aman , damai dan tentram lahir dan batin . Baik dalam Kehidupan secara Individu keluarga, masyarakat , maupun berbangsa dan bernegara. Keserasian terwujud apabila masing-masing individu dan lembaga-lembaga masyarakat menyadari serta melaksanakan tugas, fungi hak dan kewajiban nya dengan penuh tanggung jawab baik serasi dalam Beragama, Berkebudayaan, dan lain-lain. 

Sumber :    
journal.mercubuana.ac.id/data/bhn-IBD-5.doc

           

Jumat, 06 April 2012

Belas Kasih Merupakan Energi Yang Harus Dimiliki Mahasiswa

Nama Saya Panji Apriyanto Kelas 1IA24 Kuliah di Universitas Gunadarma , Menurut Saya, yang harus dipunyai oleh Mahasiswa  Jurusan Teknik Informatika dan yang harus dimiliki adalah sikap hati yang sangat mulia, adalah suatu manifestasi dari kecerdasan. Namun, dalam pengejarannya terhadap nama dan materi keuntungan yang berada di dunia, manusia  dan khusus nya Saya sendiri bahwa seringkali tidak bisa menghayati dan memahami makna yang sebenarnya dari belas kasih itu sendiri .
            Di dalam kehidupan kita, jika kita tidak bisa mengubah konsep mementingkan diri sendiri , sudah pasti kita tidak akan bisa memperlakukan orang lain dengan belas kasih. Setelah benar-benar masuk dalam jalan kultivasi, saya baru berangsur-angsur memahami makna belas kasih. Hati yang berbelas kasih bisa menghubungkan energi dan menginisiasi energi yang tanpa batas. Jika tidak mempunyai Energi kita tidak Bisa untuk beraktifitas apapun itu juga, karena  Belas kasih itu sendiri merupakan suatu medan  energi yang sangat besar.
Seberapa besar kelapangan dada seseorang, seberapa besar pula energi yang bisa dia dapatkan. Jika seseorang Mahasiswa  selalu memiliki hati belas kasih, maka kelapangan dada yang dia miliki juga bisa berlimpah-limpah , dia akan memiliki energi teramat besar hingga mampu menaklukkan segala-galanya. Ketika kita bisa mengunakan belas kasihnya untuk membantu orang yang lagi memerlukan bantuan kita , pada saat itu energi semacam itu akan menjadi senjata yang lebih ampuh bila dibandingkan dengan pisau dan pedang.
Jika kita mempunyai sifat yang berbelas kasih, dan bermurah hati dan mengalah saat menerima serangan dari pihak lawan, akan membalas sindiran dan olokan orang dengan senyuman, akan dengan besar hati memaafkan kesalahan dan kesalah pahaman orang lain. Ia tidak tergesa-gesa dan tenang-tenang saja, menahan penghinaan tanpa alesan yang jelas, pikirannya penuh keprihatinan dan rasa kasihan atas penderitaan yang dialami oleh makhluk hidup, bersikap  tidak takut/ gentar, semua itu adalah sikap hati itu sendiri.
Belas kasih itu sendiri memperlakukan seseorang tidak membutuhkan ucapan kata-kata yang terlalu banyak,  hanya bisa tersenyum lebar saja sudah bisa meneruskan pikiran baik belas kasih ini kepada orang lain. Belas kasih merupakan suatu energi yang nyata, dia bisa melumerkan es dan salju yang berada di dalam hati manusia. Sebagai Mahasiswa yang khusus nya dalam Teknik Informatika harus mempunyai  kekuatan dari belas kasih bisa menguraikan segala permusuhan, sehingga membuat segala perputaran sebab dan akibat yang berada didunia ini mendapatkan penyelesaian baik. Pancaran sinar belas kasih melebihi beribu-ribu kata, ia bisa membuat dendam dan sekatan yang berada di antara hati manusia dengan sekejab hilang tanpa berbekas.
Bila menyayangi seluruh makhluk hidup serta memberikan kebahagiaan kepada mereka, disebut dengan kasih. Merasakan penderitaan dan prihatin kepada mereka serta mencabut dan menghilangkan penderitaan mereka dan menyelamatkan roh jiwa seseorang agar tidak sampai menjadi bejat merupakan belas kasih yang paling besar bagi makhluk hidup, Belas kasih merupakan suatu taraf kondisi bila seseorang bisa melepaskan keakuan sama sekali dan senantiasa berpikir demi orang lain. Hal ini juga merupakan pikiran baik yang murni dari seorang kultivator yang timbul setelah dia bisa melepaskan hasrat  keinginan dari kasih secara tuntas. Kekuatan dari pancaran sinar belas kasih itu tiada tara, sinar itu bisa melumerkan segala materi tidak hanya yang berada di dunia, tetapi juga menerangi segala sudut penjuru di alam semesta.
Belas kasih bisa menggugah pikiran baik yang tersimpan dalam hati paling dalam setiap makhluk hidup. Seorang kultivator walaupun jasadnya terjerumus di dalam kesengsaraan, belas kasih juga bisa dengan sekejab menjadi senjata yang paling ampuh, menumpas kejahatan, menyelamatkan jiwa yang masih tersisa akar kebaikannya.  jika kita tidak bisa mengubah konsep mementingkan diri sendiri yang terbentuk sejak lahir ini, sudah pasti kita tidak akan bisa memperlakukan orang lain dengan belas kasih. Setelah benar-benar masuk dalam jalan kultivasi, saya baru berangsur-angsur memahami makna belas kasih.

Sumber :

Jumat, 30 Maret 2012

Keterkaitan Teknik Informatika dengan Agama



               Nama Saya adalah Panji Apriyanto , Kelas : 1IA24 sedang Kuliah di Universitas Gunadarma Jurusan Teknik Informatika ,Saya adalah Manusia yang dilahirkan yang mempunyai agama dan yang mempunyai kepercayaan yang dianut oleh Saya sendiri dalam usahanya mencari hakikat dari hidupnya dan yang mengajarkan kepadanya tentang hubungannya dengan Tuhan,  tapi dalam kenyataan nya sudah banyak orang yang tidak mementingkan agama dan lupa agama , tapi Dalam kenyataan di Kehidupan Manusia di era ini memang tidak dapat dilepaskan dari teknologi hingga sampai lupa sama agama dan menjalankan perintah Agamanya . Hampir seluruh aspek kehidupan manusia erat kaitannya dengan teknologi. Mulai dari bangun tidur, beraktivitas hingga tidur lagi. Semuanya berhubungan dengan teknologi. Teknologi dimanfaatkan manusia untuk memudahkan manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya di berbagai hal. Dengan teknologi segalanya menjadi lebih mudah dan produktif. Tak hanya itu, dengan teknologi manusia dapat mengefektifkan serta mengefisienkan waktu, tenaga serta biaya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Inti dari teknologi adalah media. Semua media yang dapat memudahkan manusia dalam mengerjakan dan memenuhi kebutuhan hidupnya dikatakan teknologi. Beberapa contoh media teknologi informasi dan komunikasi diantaranya adalah ponsel, televisi, radio dan komputer. Maka tak heran jika perkembangan teknologi informasi dan komunikasi pun melaju secara cepat. TIK memegang peranan yang besar terhadap aktivitas kehidupan manusia. Salah satu aktivitas tersebut adalah dalam bidang sosial dan budaya oleh sebab Itu saya Masuk Jurusan Teknik Informatika yang menggunakan media computer untuk membuat program pada computer yang untuk mengingatkan saja walaupun Teknologi sangat pesat kita harus ingat kepada agama yang diajarkan oleh allah  yang menciptakan kita sampe saat ini,  dan menggambarkan beberapa solusi atas permasalahan yang ada didalam hidup kita ini. Sesuai dengan aturan agama Islam itu sendiri, Keterkaitan Agama dengan teknik Informatika adalah kita sebagai mahasiswa Teknik Informatika harus mempunyai peranan yaitu untuk membuat program ,yang mempunyai pengetahuan yang didasari nilai-nilai Islam, yang diselaraskan dengan fungsi manusia untuk beramal di dunia dan akhirat dan Dan oleh sebab itu kita sebagai pelajar  harus mempunyai norma kesusilaan (kekuatan batin) dalam Teknik Informatika  yang menyangkut membuat suatu program, dalam perkembangan pikiran,logika dan didasari dengan nilai dan norma beragama yang baik, dan memiliki  kecerdasan dalam mebuat program tersebut ”. usaha yang dilakukan dengan memberikan bimbingan untuk mempengaruhi jiwa/pemikiran para Mahasiswa tersebut secara berproses menuju kepada tujuan yang telah ditetapkan, yaitu menanamkan taqwa dan akhlak serta menegakkan kebenaran sehingga terbentuklah manusia yang berpribadi dan berbudi luhur sesuai dengan ajaran Islam yang menganut kepada Allah SWT.
   Yang harus dimiliki oleh para programmer adalah harus menanamkan sikap taqwa dan akhlak serta menegakkan kebenaran sehingga terbentuklah manusia yang berpribadi dan berbudi luhur sesuai dengan ajaran Islam.  
     Dengan demikian, Teknik Informatika harus mendasari pada metode pendidikan agama saling keterkaitan yaitu harus dimiliki setiap Programmer ,yaitu yang mempunyai penerapan prinsip-prinsip didaktis, spiritual , pendidikan dan psikologis dalam menyediakan kondisi yang mendasari dengan agama tersebut. serta mengarahkan kegiatan belajar Mahasiswa untuk memperoleh seperangkat ilmu pengetahuan, yang memiliki  keterampilan, sikap serta nilai-nilai yang mengakibatkan perubahan tingkah laku maupun pertumbuhan sebagai pribadi yang mendasari kepada ajaran Agamanya tersebut.

Sumber :

Jumat, 23 Maret 2012

KEBUDAYAAN TIMUR

l.1 Latar Belakang

         Assalamualaikum Wr.Wb , Pertama-tama Marilah Kita Panjatkan Puji Syukur kepada Allah SWT karena berkat Rahmat-Nya kita bisa membuat makalah ini, Oleh karena itu kami akan Membahas Tentang Kepribadian Timur yang ada di bumi ini,yang berisi dari berbagai macam kebudayaan yang ada di timur, berbagai macam kebudayaan dan permasalahan perubahan kebudayaan timur itu sendiri dan pengaruh dari kebudaayaan luar .

1.2 Tujuan

           Bangsa timur memiliki karakter dan kepribadian yang kuat yang menjunjung tinggi nilai-nilai dan norma-norma social yang berlaku.


1.3 Pembahasan dan Permasalahan

          Berbicara mengenai kepribadian bangsa timur kita pasti mengacu pada negara-negara yang ada di kawasan timur belahan bumi ini. Karakter atau ciri khas orang-orang timur biasanya dikenal sangat santun dan ramah. Mereka menjunjung tinggi nilai-nilai moral yang berlaku di dalam kehidupan mereka masing-masing. Maka dari itulah yang membedakan bangsas timur dengan bangsa barat. 

         Manusia mendiami wilayah yang berbeda, berada di lingkungan yang berbeda juga. Hal ini membuat kebiasaan, adat istiadat, kebudayaan dan kepribadian setiap manusia suatu wilayah berbeda dengan yang lainnya. Namun secara garis besar terdapat tiga pembagian wilayah, yaitu : Barat, Timur Tengah, dan Timur.
           
        Orang-orang timur mempunyai manner yang khas yang membedakannya dengan bangsa lain. Bangsa timur sangat terkenal dengan keramahtamahannya terhadap orang lain bahkan orang asing sekalipun. Bagaimana mereka saling memberikan salam, tersenyum atau berbasa basi menawarkan makanan atau minuman. Bangsa timur juga sangat menjunjung tinggi nilai-nilai atau norma norma yang tumbuh di lingkungan masyarakat mereka.
      Contohnya saja nilai kesopanan. Di beberapa negara di Asia ada cara dimana kita harus menundukkan/membungkukkan badan 90 derajat pada orang yang lebih tua atau mempunyai kedudukan yang lebih tinggi secara finansial maupun pendidikannya untuk menunjukkan rasa hormat kita. Kepribadian bangsa timur juga identik dengan tutur kata yang lemah lembut dan sopan dalam bergaul maupun berpakaian. Orang-orang timur juga sangat mengedepankan kepentingan bersama daripada kepentingan yang bersifat pribadi.
    Bangsa lain juga sangat suka dengan kepribadian bangsa timur yang tidak individualis, dan saling menghargai serta tolong menolong satu sama lain tanpa pamrih. Selain itu bangsa timur sangat menjaga tali silaturahmi atau kekeluargaan antar sesama. Bangsa timur juga terkenal mempunyai pribadi sebagai bangsa pekerja keras, mereka akan berjuang untuk memenuhi kebutuhan baik kebutuhan individu mereka atau kebutuhan kelompok. Tingkat keagamaan atau religiusitas mereka juga tinggi, terlihat dari seringnya mereka melakukan ibadah. kepercayaan bangsa timur terhadap nenek moyang mereka juga masih kental hingga saat ini. bangsa timur juga terkenal sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai kebudayaan bangsanya. Kebudayaan itulah yang mereka jadikan sebagai panutan mereka dalam berperilaku.

         Bangsa lain juga sangat suka dengan kepribadian bangsa timur yang tidak individualis, dan saling menghargai serta tolong menolong satu sama lain tanpa pamrih. Selain itu bangsa timur sangat menjaga tali silaturahmi atau kekeluargaan antar sesama. Bangsa timur juga terkenal mempunyai pribadi sebagai bangsa pekerja keras, mereka akan berjuang untuk memenuhi kebutuhan baik kebutuhan individu mereka atau kebutuhan kelompok. Tingkat keagamaan atau religiusitas mereka juga tinggi, terlihat dari seringnya mereka melakukan ibadah. kepercayaan bangsa timur terhadap nenek moyang mereka juga masih kental hingga saat ini. bangsa timur juga terkenal sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai kebudayaan bangsanya. Kebudayaan itulah yang mereka jadikan sebagai panutan mereka dalam berperilaku.


Salah satu contohnya yaitu pada Negara Indonesia yang termasuk dari BangsaTimur

                 Kita di Indonesia termasuk ke dalam bangsa Timur, yang dikenal sebagai bangsa yang berkepribadian baik. Bangsa Timur dikenal dunia sebagai bangsa yang ramah dan bersahabat. Orang – orang dari wilayah lain sangat suka dengan kepribadian bangsa Timur yang tidak individualistis dan saling tolong menolong satu sama lain. Meskipun begitu, kebanyakan bangsa Timur masih tertinggal oleh bangsa Barat .
               Negara Indonesia memiliki beragam budaya, suku dan adat istiadat. Indonesia termasuk dalam bagian negara-negara yang ada dalam posisi benua asia memiliki adat yang disebut adat ketimuran. Indonesia yang tergabung dari berbagai suku dan terkenal dengan keramahtamahan masyarakatnya dan tingginya rasa saling menghormati antar sesama. Indonesia sangat berbeda dengan negara-negara barat, karena pandangan hidup dan kebiasaan masyarakatnya yang berbeda. Dalam pandangan hidup masyarakat Indonesia yang memiliki adat ketimuran, rasa toleransi, ramah, sopan santun, saling menghargai dan gotong royong selalu menjadi dasar hidup masyarakat Indonesia.
           Bangsa timur identik dengan benua asia yang penduduknya sebagian besar berambut hitam, berkulit sawo matang dan adapula yang berkulit putih, bermata sipit. Sebagian besar cara berpakaian orang timur lebih sopan dan tertutup mungkin karena orang timur kebanyakan memeluk agama islam dan menjunjung tinggi norma-norma yang berlaku.
Namun di zaman yang sekarang ini, Indonesia yang merupakan bangsa yang berkebudayaan Timur, telah bergeser kebudayaanya ke arah budaya Barat. Mengenai penyebab bergesernya kebidayaan indonesia dari kebudayaan Timur ke budayaan Barat akan dibahas pada bahasan tersendiri.


Perubahan Kebudayaan

               Penyebab perubahan dalam kebudayaan antara lain adalah pengaruh globalisasi, modernisasi, konsumenrisme,media massa, kebudayaan dalam negeri, kebudayaan asing dan narkoba. Pengaruh yang disebabkan oleh globalisasi misalnya pada generasi muda di Yogyakarta yang sudah banyak mengenal internet yang cakupannya sudah luas. Banyak pengaruh dari luar yang langsung saja bisa diterima (yang buruk) yang tidak cocok dengan kebudayaan mereka. Jika mereka tidak bisa memilah maka mereka akan terbawa dampak negatif dari internet itu. Lalu modernisasi misalnya dilakukan pada orang-orang yang ingin membangun rumahnya tidak lagi meminta bantuan pada tetangga atau saudaranya melainkan pada ahlinya/arsitektur. Hal ini menunjukkan berpindahnya cara tradisional ke cara yang modern yang praktis. Kemudian Konsumenrisme contohnya pada kenaikan jumlah mall di kota-kota besar. Generasi muda di perkotaan cenderung mengikuti mode-mode yang trendi dan mereka selalu ingin memenuhi keinginannya. Media massa contohnya penyebaran melalui televisi sebagai sarana informasi serta hiburan bisa mendatangkan dampak buruk bagi pemikiran yang menonton televisi, karena di televisi juga memperkenalkan budaya lain yang mungkin tidak sesuai dengan budaya timur. Kebudayaan dalam negeri misalnya pada pendatang baru di suatu daerah dari wilayah lain di Indonesia. Lalu kebudayaan asing, kebudayaan dari negara-negara maju/barat, misalnya kalau menonton MTV Asia, musik pop dan film populer yang ditayangkan dengan kesan bahwa cara hidup ini adalah mewah, keren dan trendi. Kemudian narkoba, salah satu bahaya yang terbesar yang dapat merusak kebudayaan, bisa merusak generasi muda.

KESIMPULAN

                Jadi intinya kepribadian orang-orang timur sangatlah kental tetapi saat masuk era globalisasi semuanya menjadi berubah atau memudar. Sekarang tugasnya generasi muda lah untuk mampu memunculkan kepribadian itu.Kita boleh saja menerima pengaruh globalisasi dari bangsa barat tapi kita jangan biarkan pengaruh bangsa barat dapat berubah kebiasaan orang-orang timur. Kita harus dapat mengontrol atau memfilterisasi budaya atau apa saja yang masuk dalam negara kita.

 Sumber yang didapat :

http://putriayuningtyas.ngeblogs.info/2010/10/28/kepribadian-bangsa-timur/
http://www.sribd.com/doc/18266644/perubahan-kebudayaan