Protoman - Mega Man

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Pages

Minggu, 04 November 2012

Pengenalan New Media

Apakah New Media itu?

¨Media segala sesuatu yang dapat menyalurkan informasi dari sumber informasi kepada penerima informasi
¨Baru adalah perubahan yang dapat melahirkan sesuatu yang sangat diinginkan orang lain
¨Media Baru sebagai produk teknologi komunikasi dimedia masa mendatang bersama-sama dengan komputer digital

Apakah Multi Media itu?

Asal kata MultiMedia
Multi adalah Banyak dan Media adalah Perantara
Pengertian MultiMedia
MultiMedia adalah Penggunaan beberapa Media yang berbeda untuk menggabungkan dan menyampaikan Informasi
Unsur Multi Media
Text,  Grafik, Gambar, Suara, Video,  dan Animasi yang menghasilkan presentasi yang menakjubkan. 

Text (Tulisan)
¨Text adalah yaitu Pengolahan Kata pada suatu Media untuk mencari berbagai informasi dalam bentuk tulisan, karena tulisan kita bisa menulis dan lalu membacanya dengan benar
¨Memiliki tingkat ketelitian yang tinggi dan tepat dengan tulisan yang kita buat
¨Text tersebut yang dinyatakan dengan Simbol, Abjad, Angka dan lain-lain
¨ Format Text : txt, doc, rtf, org, tex, lix 

Contoh Text :




Gambar (Image)
¨Kata Gambar sudah tak asing lagi bagi telinga kita yang sering kita lihat dan kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari
¨Salah satu objek pada suatu media yang berupa gambar yang menarik untuk kita lihat tersebut
¨Gambar merupakan suatu ilustrasi dan gambar bisa disebut juga dengan sebuah grafik yang bermacam-macam sesuai dengan yang kita mau gunakan tersebut dan lebih enak dilihat daripada sebuah text tersebut
¨Format Gambar : Jpeg, Gif, Png, Bmp

Contoh Gambar :

¨Pada format gambar jpeg : 




Pada Format Gambar Png :

Suara (Audio) 
¨Suara atau audio termasuk kedalam media komunikasi lainnya .
¤Misal yang bercirikan berbagai macam suara yang kita inginkan tersebut
¨Suara juga lebih karakteristik dibandingkan dengan gambar
¤Macam-macam suara atau audio yaitu audio visual dan audio streaming
¤Format suara atau audio adalah  : mp3, wav, amr, midi

Contoh Suara (Audio)



Pada Contoh suara ini berisikan tulisan yang berisikan link bisa diklik dan kalo diklik ada suara yang keluar


Video (Audio Visual)

Video atau Audio Visual ini adalah sarana media yang paling kompleks dan modern dari media lain nya, yaitu yang terdiri gambar dan suara selayaknya seperti nyata saja.
Misal,  audio yang bisa bergerak, diam, semi gerak pada media audio visual
Penggambaran seperti 3 dimensi menimbulkan kesan yang lebih menarik dibandingkan dengan lainnya dan menimbulkan menjadi nyata pada gambar dalam bentuk yang murni ditambah dengan suaranya dari audio visual tersebut.
Format video (audio visual) : avi, mp4, 3gp, flv, mkv, wmv

Contoh Video (Audio Visual) :

Pada Contoh Video ini berisikan tulisan yang berisikan link bisa diklik dan kalo diklik ada video yang kita akan keluar 

Animasi

¨Animasi Disusun oleh berbagai macam gambar yang akan ditampilkan nantinya secara berurut dan yang ditambahkan dengan ilusi yang bergerak ysng secara berarturan.
¨Animasi biasanya berupa gambar manusia, hewan, kartun, maupun tulisan
¨Animasi lebih baik dan menarik dilihat dibandingkan cumang melihat gambar saja yang tidak bergerak

Contoh Animasi :



Animasi yang bisa bergerak bisa lihat link dibawah ini : 
















Jumat, 29 Juni 2012

JURNAL 2

PENGARUH SOSIAL BUDAYA TERHADAP DISIPLIN
ILMU TEKNIK INFORMATIKA

Panji Apriyanto
PanjiApriyantooo@gmail.com
Mahasiswa Fakultas Teknologi Industri , Jurusan Teknik Informatika ,
Universitas Gunadarma

Abstrak

              Tahukah anda bahwa, kata “Teknik Informatika” itu maksudnya di era Pengaruh Sosial Budaya ini pada Ilmu Informatika adalah ilmu yang mempelajari tentang perangkat (bisa sistem atau alat) yang dapat menghasilkan dan mendistribusikan “informasi”. Jadi kata kunci pertama pada definisi ini adalah kata : informasi, sehingga itulah makanya bidang ini disebut sebagai : informatika. Sedangkan kata kunci         kedua adalah pada kata “menghasilkan” dan “mendistribusikan”.

Kata Kunci :  Sosial Budaya, Teknik Informatika

Abstract

Did you know that the word "Information Engineering", you mean in this era of Socio-Cultural Influence on Science Informatics is the study of the device (can the system or device) which can produce and distribute "information". So the first key word in this definition are the words: information, so that's why this area is referred to as: informatics. While the second keyword is the word "produce" and "distribute".

Keywords:  Social Culture, Information Engineering



1. Pendahuluan

     Dalam Bidang Sosial budaya sangat keterkaitan nya dalam Teknik Informatika yaitu Kata inform sejatinya berarti to give shape atau untuk memberi bentuk Sosial Budaya yang berupa informasi ditujukan untuk membentuk orang yang mendapatkannya,

 yaitu untuk membuat agar pandangan atau wawasan orang tersebut berbeda (dibandingkan sebelum memperoleh informasi),Dan Informatika merupakan salah satu keilmuan yang sangat luas yang mencakup berbagai hal tentang kehidupan dan cara Sosial Budaya tersebut .

2. Pengaruh Perkembangan Teknologi dan Pengaruh Sosial Budaya

    Perubahan sosial budaya yang terjadi dalam masyarakat mempengaruhi kehidupan masyarakat. Perubahan tersebut terjadi pada berbagai bidang kehidupan yaitu dalam bidang Teknik Informatika yaitu tingkah laku termasuk pola hidup anggota masyarakatnya.

  Pengaruh perubahan sosial budaya tersebut menyebar dengan cepat ke berbagai masyarakat. Walaupun demikian, tidak semua perubahan tersebut dapat diterima oleh semua masyarakat. Karena ada pengaruh perubahan sosial budaya yang bersifat positif dan ada yang bersifat negatif.

3. Hubungan Sosial Budaya dengan Teknik Informatika

  Hubungan social Budaya dengan Teknik Informatika adalah adalah ilmu yang mempelajari tentang perangkat (bisa sistem atau alat) yang dapat menghasilkan dan mendistribusikan “informasi”.

 Jadi kata kunci pertama pada definisi ini adalah kata : informasi, sehingga itulah makanya bidang ini disebut sebagai : informatika.

     Sedangkan kata kunci kedua adalah pada kata “menghasilkan”dan“mendistribusikan” dan mempelajari tentang cara pengumpulan,klasifikasi, manipulasi penyimpanan, pengaksesan, dan penyebarluasan informasi untuk keperluan social dan

kemasyarakatan secara menyeluruh dengan kode matematika atau diselesaikan dengan logika matematika untuk mencapai suatu tujuan tertentu dan hubungan Teknik dengan social budaya adalah Hubungan yang tidak bakal terpisahkan , karena suatu teknik adalah Ilmu yang mempelajari Sosial Budaya yang dari zaman Prasejarah maupun Modern .
4. Dampak Teknologi Informasi bagi Sosial Budaya

- Dampak Positif

Dampak Positif dari munculnya Teknologi Informasi terhadap masyarakat adalah:

1.  Kita dapat menyelesaikan pekerjaan sengan semakin mudah dibantu perangkat yang semakin berkembang dan praktis.

2.  Kita mampu berkomunikasi dengan orang lain melalui fasilitas e-mail, chat, bahkan saling bertatapan hanya dengan melalui internet.


3. Munculnya berbagai jenis jejearing sosial dari adanya teknologi informasi.


4. Kita dapat dengan mudah untuk mencari informasi tentang suatu hal melalui internet.

5. Kita juga dimungkinkan untuk berbelanja melaui internet.

- Dampak Negatif

Dampak Negatif dari munculnya Teknologi Informasi terhadap masyarakat adalah :

1. Munculnya para penipu yang memanfaatkan internet.

2. Munculnya budaya plagiarisme.


3. Dengan mudahnya informasi di cetak ulang tanpa izin dari pemberi informasi atau tanpa menulis sumbernya. hal ini udah biasa kita sebut 'copast' copy paste.

3. Munculnya pornografi/konten konten dewasa.

5. Munculnya pencurian dengan mengambil/menghack.


5. Dampak Teknologi informasi serta Komunikasi Dalam Sosial Budaya Masyarakat

   Teknologi informasi serta Komunikasi dewasa ini berkembang cepat menurut deret ukur. Dari tahun ke bulan, dari bulan ke minggu, dari minggu ke hari, dari hari ke jam, dan dari jam ke detik. Oleh karena itulah para cerdik-cendekia sepakat pada suatu argumen, bahwa informasi memudahkan kehidupan manusia tanpa harus kehilangan kehumanisannya.

    Manusia tidak bisa lepas dari pendidikan yang sebenarnya juga merupakan kegiatan informasi, bahkan dengan pendidikanlah informasi ilmu pengetahuan dan teknologi dapat disebarluaskan kepada generasi penerus suatu bangsa.

  Pengaruh dari Teknologi informasi dan komunikasi terhadap dunia pendidikan khususnya dalam proses pembelajaran. Menurut Rosenberg (2001), dengan berkembangnya penggunaan teknologi informasi dan komunikasi ada lima pergeseran dalam proses pembelajaran, yaitu :

1. Pergeseran dari pelatihan ke penampilan.

2. Pergeseran dari ruang kelasmenjadi dimana saja dan kapan saja.


3. Pergeseran dari fasilitas kertas menjadi ‘on line’.

4. Pergeseran dari fasilitas fisik menjadi fasilitas jaringan kerja.


5. Pergeseran dari waktu siklus ke waktu nyata.


6. Kesimpulan

    Teknologi Informasi di bidang Teknik Informatika dalam Sosial Budaya yaitu merupakan sebuah cara untuk mengolah data (memproses , mendapatkan,menyusun,memanipulasi,mempublikasikan data pada budaya tersebut )

  untuk menghasilkan informasi-informasi yang berkualitas. Dengan teknologi informasi kita dapat memperoleh dan mengetahui tentang informasi-informasi dari berbagai belahan dunia tanpa harus mengunjunginya serta kita dapat mengetahui informasi lebih cepat dan lebih luas jangkauannya.

7. Daftar Acuan :

1. bayusembilan.blog.fisip.uns.ac.id/.../PENGARUH-PERKEMBANGA.
..

Senin, 25 Juni 2012

JURNAL

Teknologi Infromasi di Bidang Industri Manufaktur / Jasa

Panji Apriyanto
PanjiApriyantooo@gmail.com
Mahasiswa Fakultas Teknologi Industri , Jurusan Teknik Informatika ,
Universitas Gunadarma

Abstrak

  Perkembangan Teknologi Informasi membawa Perubahan yang Signifikan dalam dunia Bisnis tanpa dibatasi dengan ruang dan waktu , Teknologi Industri perlu didefinisikan lebih detail untuk mendapatkan Informasi yang lebih spesifik khususnya     untuk kegiatan Jasa yaitu seperti kegiatan produksi (manufaktur)  dan mendukung kegiatan manufaktur secara keseluruhan untuk mempermudah dalam proses penggunaan jasa terhadap Teknologi Industri tersebut.

Kata Kunci : Teknologi Informasi , Manufaktur, Jasa dan Informasi

Abstract

Development of Information Technology to bring a significant change in the business world without being limited by space and time, the Industrial Technology needs to be defined in more detail to obtain more specific information, especially for the service activities such as production activities (manufacturing) and supports the overall manufacturing activities to facilitate the process use the services of Industrial Technology.


Keywords: Information Technology, Manufacturing, Services and Information


1. Pendahuluan

Teknologi Industri secara umum adalah semua yang teknologi berhubungan dengan pengambilan, pengumpulan (akuisisi), pengolahan, penyimpanan, penyebaran, dan penyajian informasi, Pada tingkat global, perkembangan Teknologi Industri telah mempengaruhi seluruh bidang kehidupan umat manusia. Intrusi Teknologi Informasi ke dalam bidang-bidang teknologi lain telah sedemikian jauh sehingga tidak ada satupun peralatan hasil inovasi teknologi yang tidak memanfaatkan perangkat Teknologi Informasi yaitu dalam dunia industri terhadap teknologi industri hamper semua bidang seperti perdagangan , manufaktur, keuangan , telekomunikasi dan sebagainya , membutuhkan teknologi informasi sebagai elemen yang sangat penting dalam usaha ,
Salah satu bagian utama dari teknologi industri adalah suatu sistem informasi yang merupakan aplikasi (Software) bisnis berbasis komputer. Aplikasi itu dapat berupa aplikasi keuangan (akuntansi), pergudangan (inventory), produksi (manufaktur), kepegawaian, trading (export, import, Point Of Sales), operasional, dll. Bahkan dapat juga berupa aplikasi yang mengintegrasikan semua fungsi pada suatu perusahaan, yang dikenal dengan istilah ERP (Enterprise Resource Planning).
Banyak perusahaan yang memahami pentingnya teknologi informasi sehingga mereka bersedia membayar tinggi untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Hal ini wajar mengingat hasil yang mereka dapatkan dapat dari segi efisiensi, efektivitas, kemudahan, serta pengawasan prosedur dan peningkatan keamanan proses jauh lebih berharga dibanding nilai yang mereka investasikan.

2. Teknologi Informasi dan Perkembangan

Teknologi informasi dapat didefinisikan sebagai perpaduan antara teknologi komputer dan telekomunikasi dengan teknologi lainnya seperti perangkat keras, perangkat lunak, database, teknologi jaringan, dan peralatan telekomunikasi lainnya.Selanjutnya, teknologi informasi dipakai dalam sistem informasi organisasi untuk menyediakan informasi bagi para pemakai dalam rangka pengambilan keputusan.

Teknologi informasi muncul sebagai akibat semakin merebaknya globalisasi dalam kehidupan organisasi, semakin kerasnya persaingan bisnis, semakin singkatnya siklus hidup barang dan jasa yang ditawarkan, serta meningkatnya tuntutan selera konsumen terhadap produk dan jasa yang ditawarkan. Untuk mengantisipasi semua ini, perusahaan mencari terobosan baru dengan memanfaatkan teknologi.

Teknologi diharapkan dapat menjadi fasilitator dan interpreter. Dengan semakin berkembangnya teknologi informasi tersebut, hampir semua aktivitas organisasi saat ini telah dimasuki oleh aplikasi dan otomatisasi teknologi informasi.

3. Pengaruh Perkembangan Teknologi Informasi terhadap Bidang Jasa

Pada masa kini, sebagian besar masyarakat semakin merasakan Perkembangan informasi sebagai salah satu kebutuhan pokok disamping kebutuhan akan sandang, pangan dan papan. Seiring dengan hal itu, informasi telah berubah bentuk menjadi suatu komoditi yang dapat diperdagangkan.

Keadaan ini terbukti dengan semakin
berkembangnya bisnis pelayanan informasi, seperti stasiun televisi, surat kabar, radio dan internet yang telah memasuki sendi-sendi kehidupan manusia. Perubahan lingkungan yang pesat, dinamis dan luas tersebut didukung oleh kemajuan teknologi
informasi disegala bidang. Hal ini telah mendorong transformasi masyarakat
tradisional menjadi masyarakat informasi.

Dalam era bisnis global, pengaruh kemajuan teknologi informasi tidak dapat dihindarkan lagi, seperti penggunaan telepon, faksimili, komputer, dan satelit dalam berbagai aktivitas sarana berkomunikasi perusahaan. Teknologi informasi memungkinkan manusia untuk memperoleh informasi dari tempat yang berjauhan dalam waktu yang singkat dan dengan biaya yang murah.
4. Masalah yang Timbul Akibat Perkembangan Teknologi Informasi

Perkembangan teknologi informasi disatu sisi menguntungkan Tetapi disisi lain dapat menimbulkan beberapa masalah. Bahkan teknologi informasi merupakan salah satu penyebab adanya tekanan bisnis pada organisasi. Permasalahan yang timbul akibat perkembangan teknologi informasi adalah sebagai berikut:

a. Untuk menerapkan teknologi informasi dalam perusahaan memerlukan biaya yang besar.

b. Pengembangan teknologi informasi tidak hanya membutuhkan pengetahuan

c. Teknologi informasi yang diterapkan tersebut harus acceptable

d. Perkembangan teknologi informasi menuntut semakin banyaknya keahlian yang dimiliki oleh karyawan atau pekerja dalam organisasi

e. Perkembangan teknologi informasi juga memungkinkan hilangnya kesempatan kerja khususnya bagi karyawan tingkat bawah,

f. Dipihak lain ada yang beranggapan bahwa perkembangan teknologi informasi dapat menimbulkan pemborosan

g. Ada juga pihak yang tidak senang dengan kehadiran komputer yang dianggap menjadikan mereka malas bekerja dan membosankan


5. Kesimpulan

Data merupakan fakta-fakta, perkiraan, atau pendapat yang belum memiliki makna yang dapat dimanfaatkan. Informasi adalah data yang telah diolah menjadi sebuah bentuk berarti bagi penerima dan bermanfaat dalam pengambilan keputusan baik untuk saat ini maupun yang akan datang.

Pengetahuan ialah kumpulan dari data dan informasi yang bertemu dengan kompetensi dan pengalaman seseorang untuk menindaklanjuti data dan informasi yang ada sehingga dapat dikembangkan untuk pengambilan suatu keputusan.

Teknologi Informasi, atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah Information technology adalah istilah umum yang menjelaskan teknologi apa pun yang membantu manusia dalam membuat, mengubah, menyimpan, mengomunikasikan dan/atau menyebarkan informasi.

6. Daftar Acuan :

http://www.angelfire.com/co4/ciptagl
bal/
p-content/.../0dd420bc7f60b803bcaf5a58e7e44a45.d...

Sabtu, 26 Mei 2012

Manusia dan Harapan





Harapan

Menurut kodratnya manusia itu adalah mahluk sosial. Setiap lahir ke dunia langsung disambut dalam suatu pergaulan hidup, yakni ditengah suatu keluarga dan anggota masyarakat lainnya. Ada dua hal yang mendorong manusia hidup dalam pergaulan manusia lain yaitu dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup.
Setiap manusia mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan berarti manusia itu mati dalam hidup. Orang yang akan meninggal sekalipun mempunyai harapan, biasanya berupa pesan-pesan kepada ahli warisnya. Harapan bergantung paa pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup dan kemampuan masing-masing. Berhasil atau tidaknya suatu harapan tergantung  pada usaha orang yang mempunyai harapan. Harapan harus berdasarkan kepercayaan, baik kepercayaan pada diri sendiri, maupun kepercayaan kepada Tuhan yang maha esa. Agar harapan terwujud, maka perlu usaha dengan sungguh-sungguh. Bila dibandingkan dengan cita-cita, maka harapan mengandung pengertian tidak terlalu muluk, sedangkan cita-cita pada umumnya perlu setinggi bintar. Antara harapan dan cita-cita terdapat persamaan yaitu : keduanya menyangkut masa depan karena belum terwujud, pada umumnya dengan cita-cita maupun harapan orang menginginkan hal yang lebih baik atau meningkat.
Menurut Maslow sesuai dengan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup itu maka manusia mempunyai harapan. Pada hakekatnya harapan itu adalah keinginan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Sesuai dengan kodratnya harapan manusia atau kebutuhan manusia itu adalah :
1.      kelangsungan hidup
2.      keamanan
3.      hak dan kewajiban mencintai dan dicintai
4.      diakui lingkungan
5.      perwujudan cita-cita

Contohnya :  Dengan cara belajar dengan giat dan menyelesaikan pendidikan saya sampai ke jenjang kuliah, Diluar dari itu harapan saya yang lain nya adalah bisa menjalani hubungan yang baik dengan pasangan saya seperti hubungan orangtua saya yang Alhamdulillah sampai saat ini masih keluarga yang bahagia, dan harapan saya terhadap bangsa Indonesia adalah semoga anak-anak Indonesia tetap bisa mewujudkan harapan nya dengan ide-ide yang kreatif agar bangsa ini dapat terus berkarya dalam bidang apapun.

Kepercayaan                                                                                       
Kepercayaan berasal dari kata percaya artinya mengakui atau meyakini akan kebenaran. Kepercayaan adalah hal-hal yang berhubungan dengan pengakuan atau keyakinan akan kebenaran. Dasar kepercayaan itu adalah kebenaran. Kebenaran atau benar amat penting bagi manusia. Setiap orang mendambakannya, karena ia mempunyai arti khusus bagi hidupnya. Ia merupakan focus dari segala pikiran, sikap dan perasaan. Dalam tingkah laku, perbuatan manusia selalu hati-hati agar mereka tidak menyimpang dari kebenaran. Manusia sadar bahwa ketidak benaran dalam bertindak, berucap dapat mencemarkan atau menjatuhkan namanya.
Dr Yuyun suriasumantri dalam bukunya filsafat ilmu mengemukakan tiga teori tentang kebenaran :
1.      teori koherensi; suatu pernyataan dianggap benar bila pernyataan itu bersifat koheren atau konsisten dengan pernyataan – pernyataan sebelumnya yang dianggap benar. Misalnya setiap manusia pasti mati. Paul manusia. Paul pasti mati.
2.      teori korespondensi’ teori yang menyatakan bahwa suatu pernyataan benar bila materi pengetahuan yang dikandung penyataan itu berkorespondesni (berhubungan dengan) obyek yagn dituju oleh pernyataan tersebut.
3.      teori pragmatis’ Kebenaran suatu pernyataan diukur dengan criteria apakah pernyataan tersebut bersifat fungsional dalam kehidupan praktis

Dasar kepercayaan adalah kebenaran, sumber kebenaran adalah manusia. Kepercayaan itu dapat dibedakan atas :

  1. kepercayaan pada diri sendiri
  2. kepercayaan pada orang lain
  3. kepercayaan pada pemerintah
  4. kepercayaan pada Tuhan

-          Usaha Manusia percaya dengan Tuhan yaitu :

  1. Beribadah
  2. Beramal
  3. Berbuat Baik kepada orang lain


Sumber                                     :         journal.mercubuana.ac.id/data/bhn-IBD-10.doc

Sabtu, 19 Mei 2012

Manusia dan Tanggung Jawab






Tanggung Jawab

Dalam hubungannya dengan manusia lain, lingkungan, dan tuhan manusia dituntut untuk memnuhi kewajiban serta haknya. Konsep tanggung jawab berkenan dengan pemenuhan kewajiban mengcakup dua hal, yaitu tanggung jawab negatif dan tanggung jawab negatif (Tidak bertanggung jawab). Kewajiban dan hak ditimbulkan dari beberapa factor, yaitu adanya perjanjian
Tanggung jawab timbul karena adanya kesadaran atau pengertian atas segala perbuatannya bagi diri sendiri, orang lain, lingkungan, dan Tuhan. Timbulnya kesadaran itu sendiri karena manusia hidup bermasyarakat dan juga hidup di lingkungan alam. Tanggung jawab adalah ciri manusia yang beradab. Manusia merasa dirinya bertanggung jawab karena dia menyadari akibat perbuatannya salah atau benar. Agar kesadaran bertanggung jawab dapat tumbuh dan ditingkatkan, perlu ditempuh upaya pendidikan, penyuluhan, keteladanan, dan ketakwaan kepada Tuhan.

                        Tanggung Jawab itu adalah kewajiban atau beban yang harus dipikul atau dipenuhi sebagai akibat dari pebuatan pihak yang berbuat, atau sebagai akibat dari perbuatan pihak lain, atau sebagai pengabdian pada pihak lain. Kewajiban atau beban itu ditujukan untuk kebaikan pihak yang berbuat sendiri atau pihak lain dengan keseimbangan, keserasian keselarasan antara sesama manusia, antara  manusia dan lingkungan, antara manusia dan Tuhan selalu dipelihara dengan baik. Tanggung Jawab itu ciri manusia beradab (berbudaya). Manusia merasa bertanggung jawab karena dia menyadari akibat baik atau buruk perbuatannya itu, dan menyadari pula bahwa pihak lain memerlukan pengabdian atau pengorbanannya. Untuk memperoleh atau meningkatkan kesadaan bertanggung  jawab perlu ditempuh usaha melalui pendidikan, penyuluhan, keteladanan, dan takwa terhadap Tuhan.


Macam-macam Tanggung Jawab :

  1. Tanggung Jawab terhadap diri sendiri : Tanggung Jawab ini berdasarkan apa yang kita lakukan kepada oranglain dan kita harus mempertanggung jawabkan diri kita sendiri apa yang kita lakukan kepada orang tersebut.

  
  Contohnya :  Kita sebagai Mahasiswa bertanggung atas menaati peraturan yang ada dikampus tersebut , dan dia tidak akan melanggar peraturan tersebut dan beratnggung jawab atas kesehatan diri sendiri , kalau seseorang bertanggung jawab atas kesehatan-Nya dia pasti akan menghindari hal-hal yang dapat membahayakan kesehatan diri sendiri.

  1. Tanggung Jawab terhadap Keluarga :  Tanggung Jawab ini untuk menjaga nama baik keluarga ini, dan jangan sampai tercemar nama keluarga ini .

Contoh : Sebagai anak harus bertanggung jawab untuk membanggakan nama keluarga atau kedua orangtua nya dengan mendapatkan nilai yang bagus atau sebagai ayah yang bertanggung jawab atas keamanan dan kenyamanan anak dan istrinya
  1. Tanggung Jawab terhadap  masyarakat : Tanggung Jawab ini bagaimana cara kita untuk beradaptasi yang baik kepada lingkungan masyarakat sekitar dan menjaga nama baik masyarakat sektar dengan cara jangan beregois dalam bermasyarakat.

Contoh :  Seseorang harus menjaga tingkah laku terhadap orang lain jangan sampai apa yang kita lakukan mengganggu atau merugikan orang lain dalam bermasyarakat.

  1. Tanggung Jawab terhadap bangsa / Negara : Tanggung Jawab ini sangat erat dengan individu tinggal dan menetap dalam suatu wilayah tersebut yang dari sebuah Negara , dan dalam sebuah Negara mempunyai aturan-aturan yang berlaku supaya individu itu tidak melanggar peraturan tersebut.

Contohnya : Kita sebagai Warga Negara Indonesia harus bertanggung jawab atas kedaulatan negaranya atau dengan membayar iuran pajak pada Negara tersebut.

  1. Tanggung Jawab terhadap Tuhan : Tanggung Jawab ini Yaitu Kepada Tuhan yang menciptakan kita semua dan alam semesta ini, dan kita harus selalu mengingat tersebut , tanggung jawab nya yaitu dengan menaati segala Perintah-Nya

Contohnya : Kita sebagai Manusia harus bertanggung jawab kepada Tuhan dengan cara beribadah kepada-Mya dan selalu menaati Perintah-Nya.




Pengabdian dan Pengorbanan
               
Wujud Tanggung Jawab juga berupa pengabdian dan pengorbanan. Pengabdian dan pegorbanan adalah perbuatan baik untuk kepentingan manusia itu sendiri. Pengabdian adalah perbuatan baik yang berupa pikiran, pendapat ataupun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan, cinta kasih sayang, norma, atau satu ikatan dari semua itu dilakukan dengan ikhlas. Pengabdian itu pada hakekatnya adalah rasa Tanggung Jawab. Apabila orang bekerja keras sehari penuh untuk mencapai kebutuhan, hal itu berarti mengabdi kepada keluarga.  Manusia tidak ada dengan sendirinya, tetapi merupakan mahluk ciptaan Tuhan. Sebagai ciptaan Tuhan manusia wajib mengabdi kepada Tuhan. Pengabdian berarti penyerahan diri sepenuhnya kepada Tuhan, dan merupakan perwujudan Tanggung Jawab kepad Tuhan.

Contohnya :  Seorang Mahasiswa harus menuntut ilmu sebanyak mungkin dan mendapatkan nilai yang memuaskan demi pengabdian nya kepada kedua Orang Tuanya yang membiayakan dia Kuliah tersebut

Pengorbanan berasal dari kata korban atau kurban yang berarti persembahan, sehingga pengorbanan berarati pemberian untuk menyatakan kebaktian. Dengan demikian pengorbanan yang bersifat kebaktian itu mengandung keikhalasan yangtidak menganadung pamrih. Suatu pemberian yang didasarkan atas kesadaran moral yang tulus ikhlas semata-mata. Perbedaan antara pengabdian dan pengorbanan tidak begitu jelas. Karena adanya pengabdian tentu ada pengorbanan. Antara sesame kawan sulit dikatakan pengabdian karena kata pengabdian mengandung arti lebih rendah tingkatannya, tetapi untuk kata pengorbanan dapat juga diterapkan kepaa sesame teman..
Pengorbanan merupakan akibat dari pengabdian. Pengorbanan dapat berupa harta benda, pikiran dan perasaan, bahkan dapat juga berupa jiwanya. Pengorbanan diserahkan secara ikhlas tanpa pamrih, tanpa ada perjanjian, tanpa ada transaksi, kapan sja diperlukan. Pengabdian lebih banyak menunjuk pada perbuatan sedangkan pengorbanan lebih banyak menunjuk pada pemberian sesuatu misalnya berupa pikiran, perasaan, tenaga, biaya. Dalam pengabdian selalu dituntut pengorbanan, tetapi pengorbanan belum tentu menuntut pengabdian.

Contohnya :  Seorang Mahasiswa yang banyak mengorbankan waktu dan fisik untuk melakukan belajar supaya nantinya pengorbanan tersebut sebanding dengan yang dilakukan nya yaitu guna mendapatkan nilai yang bagus atau sangat baik .

Sumber            :           journal.mercubuana.ac.id/data/bhn-IBD-8.doc


Sabtu, 12 Mei 2012

Manusia dan Pandangan Hidup






Pengertian Pandangan hidup

Cara pandang atau visi manusia tentang apa yang terdapat dalam alam semesta pada umumnya dipengaruhi oleh “sesuatu” faktor yang dominan dalam kehidupannya. Faktor itu boleh jadi bersumber dari kebudayaan, agama, kepercayaan, tata nilai masyarakat atau lainnya. Masing-masing sumber yang mempengaruhi factor dominan itupun berbeda-beda spektrumnya. Ada yang hanya terbatas pada doktrin agama, ada yang terbatas pada ideology sekuler, ada yang hanya mencakup realitas fisik, ada yang hanya non-fisik dan ada pula yang mencakup keduanya. Faktor yang mencakup ideologi dalam bahasa Inggris disebut worldview atau pandangan dunia.

 Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya. Dengan demikian pandangan hidup itu bukanlah timbul seketika atau dalam waktu yang singkat saja, melainkan melalui proses waktu yang lama dan terus menerus, sehingga hasil pemikiran itu dapat diuji kenyataannya. Hasil pemikiran itu dapat diterima oleh akal, sehingga diakui kebenarannya. Atas dasar itu manusia menerima hasil pemikiran itu sebagai pegangan, pedoman, arahan, atau petunjuk yang disebut pandangan hidup. Pandangan hidup berdasarkan asalnya yaitu terdiri dari 3 macam :

  1. Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya
  2. Pandangan hidup yang berupa ideology yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada suatu Negara
  3. Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya.

Ideologi

 Sedangkan istilah khusus yang mencakup ideology, agama, kepercayaan atau kedua realitas fisik dan non-fisik sekaligus tidak terdapat dalam kosa-kata bahasa Inggris, dan karena itu istilah worldview, terpaksa dipakai untuk makna itu. Pandangan hidup dalam pengertian ini diartikan sebagai “motor bagi kelangsungan dan perubahan sosial dan moral”.
Ideologi adalah Apabila pandangan hidup itu diterima oleh sekelompok orang sebagai pendukung suatu organisasi, maka panandangan hidup itu. Pandangan hidup pada dasarnya mempunyai unsur-unsur yaitu: cita-cita, kebajikan, usaha, keyakinan/kepercayaan. CIta-cita ialah apa yang diinginkan yang mungkin dapat dicapai dengan usaha atau perjuangan. Tujuan yang hendak dicapai ialah kebajikan, yaitu segala hal yang baik yang membuat manusia makmur, bahagia, damai, tentram. Usaha atau perjuangan adalah kerja keras yang dilandasi keyakinan/kepercayaan. Keyakinan/kepercayaan diukur dengan kemampuan akal, kemampuan jasmana, dan kepercayaan kepada Tuhan.
 Hak-hak Ideologi :
  1. Hak Memperoleh Kebebasan : yaitu Hak yang untuk Memilih dan Ikut serta dalam Pemilu , Hak untuk Berpendapat
  2. Hak Memperoleh Perlindungan Sebagai Warga Negara
 Cita-cita,

Menurut kamus umum bahasa Indonesia cita-cita adalah keinginan, harapan, tujuan yang selalu ada dalam pikiran. Baik keinginan, harapan, maupun tujuan merupakan apa yang mau diperoleh seseorang pada masa mendatang. Dengan demikian cita-cita merupakan pandangan masa depan, merupakan pandangan hidup yang akan dating. Pada umumnya cita-cita merupakan semacam garis linier yang makin lama makin tinggi, dengan perkataan lain : cita-cita merupakan keinginan, harapan, dan tujuan manusia yang makin tinggi tingkatannya.
Apabila cita-cita itu tidak mungkin atau belum mungkin terpenuhi, maka cita-cita itu disebut angan-angan. Disini persyaratan  dan kemampuan tidak/belum dipenuhi sehingga usaha untuk mewujudkan cita-cita itu tidak mungkin dilakukan. Antara masa sekarang yang merupakan realita dengan masa yang akan dating sebagai ide atau cita-cita terdapat jarak waktu. Dapatkan seseorang mencapai apa yang dicita-citakannya tergantung dari 3 faktor; pertama factor manusia yang memiliki cita-cita, kedua kondisi yang dihadapi selama mencapai apa yang dicita-citakannya dan ketiga seberapa tinggikah cita-cita yang hendak dicapai.
Contoh-Nya yaitu : Ketika Kita ingin meraih cita-cita sebagai Programmer kita harus Menguasai Ilmu dalam IT Tersebut dengan cara berusaha yaitu dengan Belajar Sungguh-sungguh sehingga kita bisa Meraih Cita-cita Sebagai Programmer Tercapai.

Kebajikan

Kebajikan atau kebaikan atau perbuatan yang mendatangkan kebaikan pada hakekatnya sama dengan perbuatan moral, perbuatan yagn sesuai dengan norma-norma agama dan etika. Manusia berbuat baik, karena menurut kodratnya manusia itu baik, mahluk bermoral. Atas dorongan suara hatinya manusia cenderung berbuat baik.. Sebagai mahluk pribadi, manuda dapat menentukan sendiri apa yang baik dan apa yang buruk. Baik dan buruk itu ditentukan oleh suara hati. Suara hati adalah semacam bisikan didalam hati yang mendesak seseorang, untuk menimbang dan menentukan baik buruknya suatu perbuatan, tindakan atau tingkah laku. Jadi suara hati dapat merupakan hakin untuk diri sendiri.
            Suara hati selalu memilik yang baik, sebab itu ia selalu mendesak orang untuk berbuat yang baik bagi dirinya. Oleh karena itu, kalau seseorang berbuat sesuatu sesuai dengan bisikan hatinya, maka orang tersebut perbuatannya pasti baik. Jadi berbuat dan bertindak menurut suara hati, maka tindakan itu adalah baik. Jadi baik atau buruk itu dilihat menurut suara hati sendiri. Meskipun demikian harus dinilai dan diukur menurut suatu atau pendapat umum. Jadi kebajikan adalah perbuatan yang sesuai dengan suara hati kita, suara hati masyarakat dan hukum Tuhan. Kebajikan manusia nyata dan dapat dirasakan dalam tingkah lakunya, karena tingkah laku bersumber pada pandangan hidup, maka setiap orang memiliki tingkah laku sendiri-sendiri, sehingga tingkah laku setiap orang berbeda-beda.

Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkah laku seseorang adalah:
Ø  Faktor Pembawaan : Faktor yang dari keturunan dari orang tua kita tersebut
Ø  Faktor Lingkungan dan Pengalaman :  faktor yang mempengaruhi dari Lingkungan Sekitar Rumah Kita

Usaha/Perjuangan

Usaha /perjuangan adalah kerja keras untuk mewujudkan cita-cita. Kerja keras itu dapat dilakukan dengan otak/ilmu maupun denan tenaga/jasmani, atau dengan kedua-duanya. Kerja keras pada dasarnya menghargai dan meningkatkan harkat dan martabat manusia. Untuk bekerja keras manusia dibatasi oleh kemampuan, karena kemampuan terbatas timbul perbedaan tingkat kemakmuran antara manusia satu dan manusia lainnya,
Contoh-Nya yaitu :  Bila kita Ingin Saat memilih jurusan yang kita inginkan yaitu jurusan Teknik Informatika hal yang pertama kita lakukan adalah berusaha sungguh-sungguh supaya kita bisa diterima di Jurusan Teknik Informatika yaitu dengan cara belajar dengan giat dan disampingin dengan Doa .

Sumber :    journal.mercubuana.ac.id/data/bhn-IBD-7.doc

Sabtu, 05 Mei 2012

Manusia dan Keadilan




Pengertian keadilan

Menurut pengertian umum, Keadilan adalah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda atau orang. Jadi, keadilan itu berlaku bagi seluruh mahluk hidup maupun bagi benda-benda yang ada di alam semesta. Hal ini dikarenakan oleh adanya keterikatan yang terjadi secara alamiah, sehingga seluruh mahluk harus berlaku adil kepada yang lainnya. Sebagai salah satu jalan mempertahankan keseimbangan yang alami tersebut.
Justice is the first virtue of social institutions, as truth is of systems of thought (John Rawls).
John Rawls dalam A Theory of Justice (1973) memperkenalkan keadilan prosedural sebagai sebuah alternatif dalam menghadapi era perubahan, Keadilan prosedural tersebut menitik beratkan  pada proses lahirnya keadilan, bukan pada keadilan yang dihasilkan.  Dengan pengertian tersebut, Rawls mencoba menjelaskan bahwa produk yang dihasilkan dari sebuah keadilan dapat saja berubah dari waktu ke waktu. Sebagai mana diketahui, keadilan  dapat terpelihara dengan baik jika ada institusi yang berwenang menangani masalah ini, seperti negara contohnya. Dengan adanya hukum yang dibuat oleh negara, maka negara dapat melakukan kontrol terhadap keadilan itu sendiri, dengan asumsi tidak terjadi penyelewengan oleh oknum-oknum yang kemudian dapat merubah hasil dari keadilan tersebut. Rawls mendasarkan konsep keadilan proseduralnya pada teori kontrak sosial. Artinya, proses peradilan itu akan dirasa perlu oleh seluruh elemen masyarakat, karena hanya dengan begitu kepentingan yang mereka miliki dapat terlindungi. Seluruh elemen masyarakat akan merasa berkepentingan pada adanya sebuah jaminan prosedur keadilan, Negaralah yang pada akhirnya memastikan bahwa proses tersebut mesti terjamin dengan baik.

Contohnya yaitu :

Kita sebagai Kakak harus mempunyai sikap adil kepada Adik-adik kita , yang diartikan Adil ini adalah kita tidak boleh serakah dalam hal apapun misalkan kita tidak boleh Egois /menang sendiri dalam hal makanan kita harus ingat bahwa kita mempunyai Adik untuk membagi makanan itu sampe adil.

Keadilan Sosial

Butir-butir pancasila berisikan bahwa kita sebagai Berwarga Negara Indonesia harus berlaku adil Kepada sesama Manusia, dalam hal Bermasyarakat,Berbangsa maupun Bernegara yang tercantum kepada Sila-sila Pancasila yang tepatnya pada Sila ke-5 Bahwa Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia yaitu yang memiliki 5 wujud  Keadilan Sosial adalah :
1.      Bersikap Adil dan Suka Bekerja Keras
2.      Tidak Bersifat Boros
3.      Melakukan hal yang berguna bagi Masyarakat, Bernegara
4.      Tidak Melakukan Perbuatan Yang merugikan Kepentingan Orang lain
5.      Menghargai Karya Orang lain serta Menghormati Hak-hak Orang lain

Kejujuran

Jujur dalam arti sempit adalah sesuainya ucapan lisan dengan kenyataan. Dan dalam pengertian yang lebih umum adalah sesuainya lahir dan batin. Maka orang yang jujur bersama Allah  dan bersama manusia adalah yang sesuai lahir dan batinnya. Karena itulah, orang munafik disebutkan sebagai kebalikan orang yang jujur,
Kejujuran atau jujur artinya apa-apa yang dikatakan seseorang sesuai dengan hati nuraninya, apa yang dikatakan sesuai dengan kenyataan yang ada. Sedang kenyataan yang ada itu adalah kenyataan yang benar-benar ada. Jujur juga berarti seseorang bersih hatinya dari perbuatan-perbuatan yang dilarang oleh agama dan hukum. Untuk itu dituntut satu kata dan perbuatan, yang berarti bahwa apa yang dikatakan harus sama dengan perbuatannya. Karena itu jujur berarti juga menepati janji atau kesanggupan yang terlampir melalui kata-kata ataupun yang masih terkandung dalam hati nuraninya yang berupa kehendak, harapan dan niat.

Kecurangan

Kecurangan atau curang identik dengan ketidakjujuran atau tidak jujur, dan sama pula dengan licik, meskipun tidak serupa benar. Curang atau kecurangan artinya apa yang diinginkan tidak sesuai dengan hari nuraninya atau, orang itu memang dari hatinya sudah berniat curang dengan maksud memperoleh keuntungan tanpa bertenaga dan berusaha. Kecurangan menyebabkan orang menjadi serakah, tamak, ingin menimbun kekayaan yang berlebihan dengan tujuan agar dianggap sebagai orang yang paling hebat, paling kaya, dan senang bila masyarakat disekelilingnya hidup menderita. Bermacam-macam sebab orang melakukan kecurangan. Ditinjau dari hubungan manusia dengan alam sekitarnya, ada 4 aspek yaitu :
Ø  Aspek Ekonomi,
Ø  Aspek Kebudayaan,
Ø  Aspek Peradaban
Ø  dan Aspek Teknik.
 Apabila keempat aspek tersebut dilaksanakan secara wajar, maka segalanya akan berjalan sesuai dengan norma-norma moral atau norma hukum. Akan tetapi, apabila manusia dalam hatinya telah digerogoti jiwa tamak, iri, dengki, maka manusia akan melakukan perbuatan yang melanggar norma tersebut dan jadilah kecurangan.

Sumber :

 journal.mercubuana.ac.id/data/bhn-IBD-6.doc